PENERAPAN METODE DISKUSI DAN PENUGASAN MODEL TTS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN IKATAN KIMIA DI KELAS X MIPA 3 SMA NEGERI 4 JEMBER TAHUN AJARAN 2015-2016

Tutik Daryati

Abstract


Pada umumnya dalam diri siswa SMA yang termasuk dalam golongan remaja terdapat sifat kritis dan rasa ingin tahu, disamping sifat tersebut juga ada sifat malas. Atas dasar itulah penulis menggunakan metode diskusi dan penugasan model TTS dalam mempelajari pokok bahasan ikatan kimia. Metode diskusi dapat menampung pendapat siswa dari sifat kritisnya, sedang penugasan model TTS dapat mengatasi sifat malasnya. Metode diskusi bermanfaat untuk melatih kemampuan memecahkah masalah secara verbal dan memupuk sifat demokratis. TTS (Teka-Teki Silang) sudah sangat dikenal oleh masyarakat umum. Oleh sebab itu penulis beranggapan TTS dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model penugasan (PR/Pekerjaan Rumah). Dengan metode ini diharapkan siswa mengerjakan tugas dengan senang hati dan tidak terpaksa. Selain itu dengan metode ini diharapkan siswa mengerjakan tugas sendiri dan tidak mencontek temannya. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang ikatan kimia. Peneliti menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 fase yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini siswa dituntut kerjasama dengan teman dalam satu kelompok. Metode ini mencakup tiga aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Dengan metode ini ternyata dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, hal ini dapat dilihat dari hasil yang dicapai. Dari jumlah siswa yang diteliti 36 anak , pada siklus I yang tuntas 21 anak dan siklus II 32 anak. Nilai rata-rata pada siklus I 72,69 dan siklus II 79,05.


Keywords


Diskusi, TTS, Hasil Belajar, Ikatan Kimia

Full Text:

PDF